Kamis, 28 Mei 2009

Jamur

Manfaat dan Kekurangan Jamur Dalam Kehidupan Sehari-hari

jamur (tunggal: fungus, jamak: fungi) adalah organisme bersel eukariotik. Jamur mirip dengan tumbuhan, oleh sebab itu pada klasifikasi awal oleh Carolus Linneaus, jamur dan tumbuhan sempat digabung dalam kingdom Vegetabilia. Akan tetapi jamur adalah organisme heterotrof dan tumbuhan adalah organisme autotrof. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga ia tidak bisa membuat makanan sendiri. Oleh sebab itu, fungi menyerap makanannya dari tumbuhan inang.

Ada lima divisi dari kingdom Fungi berdasar cara reproduksinya:

  • Chytridiomycota. Divisi ini biasa dikenal dengan chytrid. Fungi ini memproduksi zoospora yang mampu bergerak dengan menggunakan alat gerak flagella.

  • Zygomycota. Divisi ini menggunakan zygospora untuk bereproduksi. Zygomycota memiliki hifa yang tidak bersekat. Contoh zygomycota adalah Rhizopus.

  • Ascomycota. Divisi ini membentuk askospora. Contoh ascomycota adalah ragi. Ragi digunakan dalam pembuatan tape. Contoh lainnya: Pennicillium.

  • Glomeromycota.

  • Basidiomycota. Basidiomycota memproduksi meiospora yang disebut basidiospora. Contoh: jamur merang.


  1. Mucor mucedo : biasa hidup di kotoran ternak dan roti.
  2. Rhizopus oligosporus jamur tempe.
  3. Sacharomyces cerevisae: berguna untuk membuat bir, roti maupun alkohol.
  4. Neurospora sitophila: jamur oncom.
  5. Peniciliium noJaJum dan Penicillium chrysogenum: penghasil antibiotika penisilin.
  6. Penicillium camemberti dan Penicillium roqueforti: berguna untuk mengharumkan keju.
  7. Aspergillus oryzae:  untuk membuat sake dan kecap.
  8. Aspergillus wentii: untuk membuat kecap
  9. Aspergillus flavus: menghasilkan racun aflatoksin hidup pada biji-bijian. flatoksin salah satu penyebab kanker hati.
  10. Claviceps purpurea: hidup sebagai parasit padabakal buah Gramineae.
  11. Volvariella volvacea :jamur merang, dapat dimakan dan sudah dibudidayakan
  12. Auricularia polytricha :jamur kuping, dapat dimakan dan sudah dibudidayakan
  13. Exobasidium vexans : parasit pada pohon teh penyebab penyakit cacar daun teh atau blister blight.
  14. Amanita muscaria dan Amanita phalloides: jamur beracun, habitat di daerah subtropic
  15. Ustilago maydis :jamur api, parasit pada jagung.
  16. Puccinia graminis : jamur karat, parasit pada gandum
  17. Epidermophyton fluocosum: penyebab penyakit kaki atlit
  18. Microsporum sp.Trichophyton sp.:  penyebab penyakit kurap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar